Afterlove EP — Pikselnesia (2025)

Dipublikasikan pada 18 Nov 2025

Genre: Visual Novel / Narrative Adventure / Rhythm / Dating-sim
Platform: PC (Steam), Nintendo Switch, PlayStation 5, Xbox Series X/S

Afterlove EP adalah game indie buatan studio Indonesia Pikselnesia, dikembangkan sebagai karya terakhir dari Mohammad Fahmi (Fahmitsu), kreator Coffee Talk dan What Comes After. Dirilis pada tanggal 14 Februari 2025, game ini menceritakan kisah emosional tentang cinta, kehilangan, dan musik, dibalut dalam narasi slice-of-life yang sangat pribadi.

Pemain memerankan Rama, seorang musisi muda di Jakarta yang harus menyelesaikan sebuah extended play (EP) dalam 28 hari — satu bulan penuh tekanan — untuk mempertahankan posisinya dalam band, setelah kehilangan pacarnya, Cinta, karena suatu keadaan tragis.

Namun yang membuat beban Rama semakin berat adalah suara Cinta yang terus-menerus muncul di kepalanya, sehingga pemain harus menimbang antara realita dan kenangan, antara rasa bersalah dan penerimaan.

Gameplay Afterlove EP menggabungkan elemen visual novel, simulasi percintaan, dan bagian rhythm game sebagai mini-game. Selama 28 hari permainan, pemain bisa memilih dua aktivitas per hari—satu pagi dan satu malam—untuk menjelajahi kota Jakarta, berinteraksi dengan teman band, menghadiri sesi terapi, atau bermain musik bersama rekan.

Interaksi ini sangat penting karena keputusan yang diambil pemain akan menentukan hubungan dan jalannya cerita serta ending yang bisa sangat bervariasi.

Salah satu nilai unik dari game ini adalah bagaimana Jakarta digambarkan secara autentik: lingkungan kota, warung kaki lima, musik indie lokal, sampai suasana malam di sudut-sudut jalan Jakarta ditampilkan dengan sangat detail.
KAORI Nusantara

Visualnya menggunakan gaya manga / ilustrasi indie karya Soyatu, yang memberikan estetika lembut namun ekspresif pada karakter dan latar kota.
Gematsu

Musik dalam Afterlove EP juga jadi salah satu pilar utama. Soundtrack digarap bersama band indie asal Jakarta, L’Alphalpha, menciptakan lagu-lagu yang sangat emosional dan relevan dengan tema kehilangan, harapan, dan pencarian.
KAORI Nusantara

Dari segi narasi, game ini tidak menghindar dari tema berat: trauma, rasa bersalah, kehilangan, dan proses penyembuhan. Namun disampaikan dengan cara yang penuh kasih dan reflektif, tidak melodramatis berlebihan. Pemain akan merasakan konflik batin Rama, dan melalui pilihan-pilihan mereka, bisa membantu Rama menyembuhkan dirinya sendiri atau meneruskan luka masa lalu.
GodisaGeek.com

Mengutip sumber resmi, Afterlove EP “menciptakan jendela otentik ke kehidupan urban Jakarta” dan menjadi warisan emosional dari Fahmi, sang kreator, karena tim Pikselnesia melanjutkan pengembangan meski dirinya telah meninggal pada tahun 2022.
Fellow Traveller Games

Secara keseluruhan, Afterlove EP adalah salah satu game lokal yang sangat layak untuk diperhitungkan: bukan hanya karena kualitas ceritanya dan musiknya, tetapi juga karena cara ia mengangkat budaya Indonesia dalam konteks game naratif modern. Bagi pemain yang menyukai cerita yang menyentuh, karakter kompleks, dan pengalaman emosional yang mendalam, game ini adalah salah satu pilihan terbaik untuk dirasakan.
← Kembali ke Blog